1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>

RENUNGAN: Bersyukur

PDF Print E-mail

Sunday, 18 September 2011 07:41

Salah satu bagian penting dari doa yang kita panjatkan kepada Tuhan adalah mengucap syukur, di samping mengucapkan kata-kata pujian, penyembahan dan pengagungan kepada kekuatan dan kekuasaanNya. Bersyukur adalah hal yang sangat mudah untuk dipahami, tetapi juga sekaligus merupakan suatu kegiatan yang kerapkali sangat sukar untuk diterapkan. Kita mengerti manfaat bersyukur, termasuk bagi kesehatan lahiriah dan batiniah kita. Berbagai penelitian sudah menunjukkan bukti bahwa orang yang selal bersyukur akan menjalani hidup dengan lebih tenang dan tabah dalam menghadapi segala sesuatu, juga biasanya akan lebih sehat dan bersemangat dalam berbagai situasi dan kondisi. Mengapa kita kerapkali lupa atau lali untuk bersyukur?

Pertama, fokus yang keliru dalam permasalahan. Ketika diperhadapkan oleh kesukaran dan persoalan, kita lebih condong berfokus pada persoalan hidup kita. Kita kerapkali membiarkan diri dikuasai oleh kekhawatiran, kebimbangan, kegelisahan atau ketakutan kita, sehingga kita lupa bahwa kita memiliki kemampuan pribadi, kita masih didukung oleh orang-orang yang mengasihi kita, bahkan kita lupa bahwa kita memiliki Tuhan yang luar biasa! Mari saudaraku, ubah fokus perhatian kita, pandang surga dan pikirkan perkara surgawi, maka persoalan duniawi kita akan lebih mudah kita hadapi.

Kedua, kita terbiasa dengan sikap "tak it for granted" atau dengan kata lain kita terbiasa untuk menggampangkan hal-hal kecil dan remeh yang baik dan yang terjadi di sekitar kita. Kita bernafsu untuk mengejar hal-hal besar, padahal dalam berbagai cara Tuhan menunjukkan kasih sayangNya. Dengan demikian, kita tidak terlatih untuk mensyukuri apa yang ada, tetapi terus mengejar yang tidak ada, hingga frustasi menyerang kita. Cobalah untuk mulai mensyukuri pemberian kecil dari Surga yang kita terima: anggota tubuh kita yang berfungsi baik, anggota keluarga kita yang bersikap manis, setiap rupiah yang kita terima, senyuman dan sapaan ramah dari orang-orang yang kita temui, tiap tetes air yang kita dapatkan, setiap butir nasi yang kita santap dan lain-lainnya.

Ketiga, rasa tidak puas. Kita kerapkali membandingkan diri dengan orang lain, di dalam segala hal. Alih-alih menghitung berkat yang kita terima, kita akhirnya meratapi nasib kita yang tidak seberuntung orang lain. Kita lupa, bahwa di balik gemerlap harta yang mereka miliki, di balik tingginya posisi yang sedang mereka emban, ada tanggung jawab besar atau mungkin permasalahan rumit yang mereka harus selesaikan. Akhirnya, ketimbang memanfaatkan karunia Tuhan bagi kita, kita jadi menggerutu karena kita tidak mendapatkan sesuatu yang mereka dapatkan. Saudaraku, mulailah hari ini dengan rasa puas karena kita memiliki Kristus dan jalani hidup ini dengan bersyukur karena belas kasihanNya yang besar telah memampukan kita hidup hingga hari ini. (HEW)

 

GSJA Contact

Jl. Batu Tulis No. 43 - Jakarta Pusat 10120. Telp : 021 - 3844228 - 3864301 - 3802291 - 3802295. Fax. 021 - 3851524 www.gsjabatutulis.com | email : info@gsjabatutulis.com

Jadwal Kebaktian

Jadwal Ibadah GSJA BATU TULIS Jakarta

Recommended Browser

This Site best viewed by using Firefox, Chrome & IE9. Klik to download